Sebelum pindah aku dan sosok bermata indah ini pernah bertemu lagi, tetapi bukan hanya aku dan dia juga ada teman-temanku yang lainnya. "Dia memang tidak pernah berubah, mata itu selalu tulus memandang, mata itu meluluhkanku." gumamku dalam hati.
"Hoi lagi ngelamun ya?" tanya Zen.
"Nggak lah Zen." jawabku seadanya pada salah satu temanku itu.
"Kita makan apa bro?" sambungku bertanya.
"Kalau makan bakso gimana? Udah lama nggak nih." jawab si Dexma.
"Boleh juga tuh." respon Zen, Axel, Mike, dan Mr. Mata Indah (another guy).
"Oke kita ke sana sekarang." jawabku.
***
Setelah memesan makanan, kami menunggu sambil menikmati sebuah lagu lama dengan lirik :
Can you hear me out there
Have you ever had someone who loved you
Never leave your side
I know you'll be here
Because you love me... yes you do
I'm givin all my life and all my love... if you...
Promise that you'll be here forever
I'll give you all of me I'll give you everything
If you promise you'll never leave me
What my friends say don't matter
You'll be right here from the start
And I'll get on my knees
I'll give you all of me
If you never leave my side
Because
You love me
You complete me
You hold my heart in your hands
And it's okay cause I trust that
You'll be the best man that you can~
Tak lama pesanan kami datang. Setelah selesai makan, ada seorang pengamen yang menyanyikan lagu kesukan Zen dan Dexma. Mereka pun bernyanyi bersama, dan kami hanya menjadi pendengar yang baik. Aku sangat menikmati hariku sore itu, terlebih karena dia bersamaku.Walau hanya sebagai teman.
***
0 comments:
Posting Komentar